PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM MUHAMMAD BAQIR ASH SHADR

Authors

  • Muhammad Saleh Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

DOI:

https://doi.org/10.53888/muhafadzah.v1i1.340

Keywords:

Kata Kunci: Paradigma, epistemologi, dogmatis.

Abstract

Ekonomi Islam memiliki suatu kerangka pemikiran yang khas, dengan tujuan yang jelas, dan berbeda dari ekonomi konvensional. Ekonomi islam merupakan salah satu bagian dari keluasan dan kesempurnaan konsepsi islam sebagai sarana untuk mengimpelementasikan tujuan kesejahtaraan hidup umat manusia.

Landasan paradigma ini kemudian menjadi dasar epistemologi dan metodologi yang kemudian melahirkan konsepsi teoretis ekonomi islam itu sendiri, sehingga ekonomi islam merupakan konstruksi yang tidak memisahkan pendekatan positive economic dengan normative economics. Oleh karena itu yang dibutuhkan adalah konsep ekonomi yang jelas dan realistis, bukan dogmatis, serta dapat menjadi solusi masalah yang menyebabkan keterpurukan ekonomi.

Menurut Baqir Ash-Shadr untuk mewujudkan ekonomi islam sebagai solusi tersebut ada beberapa langkah yang harus dilakukan, yaitu sebagai berikut: Pertama, Mengganti istilah ilmu ekonomi dengan istilah iqtishad yang mengandung arti selaras, setara, dan seimbang (in between). Kedua, Menyusun dan merekonstruksi ilmu ekonomi tersendiri yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits. Dalam hal itulah Mazhab Baqir Ash-Shadr mempunyai kontribusi yang cukup signifikan dalam wacana perkembangan ilmu ekonomi Islam.

 

Downloads

Published

2021-08-21

How to Cite

Saleh, M. . (2021). PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM MUHAMMAD BAQIR ASH SHADR. MUHAFADZAH, 1(1), 68-79. https://doi.org/10.53888/muhafadzah.v1i1.340